Baru Beberapa Bulan Tebing Beton Sekitar Jembatan Penyambung Dua Dusun di Desa Terosan Roboh

Sampang-Fajar Nusantara News, Jembatan secara umum adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan seperti lembah yang dalam, sungai, saluran irigasi, kali yang melintang tidak sebidang Dll. Adanya pembangunan jembatan penghubung dusun di desa Terosan sangat memprihatin kan keadaannya karena Baru beberapa bulan setelah pembangunan jembatan selesai antara penghubung dusun Ban-ban dan dusun Ratah yang terletak di desa Terosan kecamatan Banyuates kabupaten Sampang mengalami merusakan yang sangat parah salah satu nya robohnya tebing beton di sekitar jembatan dan retaknya tebing beton yang ada di sekitar jembatan(14/01/2020)

Pembangunan jembatan ini kemungkinan besar telah memakan biaya yang sangat besar tetapi hasil dari bangunan tersebut berbanding terbalik dengan total biaya yang mungkin sangat besar. Siapa yang diutungkan dan siapa yang dirugikan.? yang jelas keuangan negara dalam hal pembiyaan telah mengalami kerugian. awak media mengalami kesulitan untuk mengetahui sumber dana yang di pakai terkait pembagunan jembatan penghubung dua dusun tersebut di bangun dari sumber dana apa.?

Karena di sekitar jembatan tadi tidak terpasang papan prasasti keterbukaan publik seperti pembangunan pada umumnya. Hal itu sudah melanggar aturan yang tersebut dalam undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menegaskan sebagaimana dalam Pasal 28 F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap Orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Setelah awak media Fajar Nusantara News menghungi kepala desa Terosan bapak Rofik via seluler/whatsapp terkait roboh nya tebing beton jembatan, beliau menjawab “Penyebab bencana alam pak masalah perbaikannya masih di permusyawarahkan karena cuaca masih belum mendukung” tutur beliau.

Tapi bapak Rofik selaku kepala desa Terosan masih belum menjawab pertanyaan Awak media terkait sumber dana yang di pakai dalam pembanggunan jembatan tersebut.(Ir)

3 total views, 3 views today