Komplotan Curanmor Sebanyak 21 kali di 5 TKP Berhasil di Bekuk Satuan Reskim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya-Fajar Nusantara News, senin 13/01/2020 Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil ungkap kasus jaringan sendikat pencurian motor (Curanmor) yang beraksi sebanyak 21 kali di 5 TKP (Tempat Kejadian Perkara)

Pelaku berjumlah 5 orang tersebut 3 diantarannya dihadiahi timah panas pada kakinya, lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap oleh petugas kepolisian Reskim polres pelabuhan tanjung perak

Pelaku berinisial SAS, M dan Z, merupakan warga Madura, yang tinggal di Surabaya, sedangkan penadah diketahui berinisial H (31), warga Dusun Temor Sabe Sampang dan AM (32), warga Lampis Sampang Madura.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si Mi didampingi Wakapolres Tanjung Perak Kompol Faisol mengatakan,  pelaku Curat yang ditangkap berjumlah 5 orang, dengan peran masing masing.

“Tiga sebagai pemitik atau ekskutor dan 2 sebagai sebagai penadah, untuk modus yang digunakan, pelaku ini berputar-putar mencari sasaran dengan motor yang lubang kuncinnya tidak tertutup, ketika ada kesempatan, pelaku menggunakan kunci leter T yang sudah disiapkan untuk di gunakan, (merusaknya,) ujar pelaku

Dari pengakuhan pelaku, yang berperan sebagai eksekutor sudah menjalankan aksinnya sebanyak 21 kali di 5 TKP.
Lanjut Kapolres, untuk TKP antara lain Kenjeran, Asemrowo, Tambak Mayor, Tambak Wedi dan Demak. “Setelah ketiganya berhasil mengambil motor tersebut, dijual ke penadah,” yang sudah lama di kenal nya, ujarnya.

Pelaku yang sebagai penadah membeli motor dengan harga berkisaran Rp 4 juta sampai Rp 5 juta per unit, dan dijual kembali melalui online .
“Dibeli penadah bervariatif, 4 sampai 5 juta, didominan motor matic, peran inisial H membeli dan dijual kembali oleh tersangka berinisial AM, lalu oleh AM dionlinekan melalui jejaring sosial,” ujarnya.

Untuk barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, diantaranya 3 unit motor matic merk Vario, Scoopy, 1 buah HP merk Oppo F5, kunci leter T, dan uang sisa hasil penjualan Rp. 7.339.000.

Kapolres pelabuhan tanjung perak AKBP Ganis Setyaningrum menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dalam memarkir kendaraan bermotor. “Kejahatan bisa dicegah dengan kita selalu waspada, pakailah kunci ganda, bila diperlukan dan tempatkan kendaraan bermotor ditempat yang aman,” pungkasnya. (Mjb/mhmd)

3 total views, 3 views today