Pemerintah Desa Wonoplintahan Kec Prambon, Untuk Kesejahteraan Warga Masyarakat Bangun Infrastruktur Jembatan Penghubung Antar Desa dan Pavingisasi

Sidoarjo-Fajar Nusantara News, Desa Wonoplintahan Kacamatan Prambon untuk kesejahteraan warga masyarakatnya pada tahun 2019 membangun Infrastruktur Jembatan penghubung desa antara Desa Wonoplintahan menuju Desa Simogirang, Juga pembangunan Pavingisasi, dan plengsengan.

Dalam pembangunan Jembatan penghubung Desa, Desa Wonoplintahan mendapatkan program bantuan Kementrian PUPR melalui Dinas Direktorat Jendral Cipta Karya untuk mengentas kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah untuk memperbaiki tata kelola di tingkat Desa Wonoplintahan.(06/11).

foto : Kades Joko Setyanggono saat Menerima penghargaan

Kades Wonoplintahan Joko Setyanggono mengatakan,” pembangunan Jembatan penghubung antar desa dengan panjang 12,5 meter dan lebar 5 meter, untuk kesejahteraan warga masyarakat, yang mana pembangunan ini merupakan program bantuan pemerintah pusat melalui Dinas Cipta Karya dan dalam pelaksanaanya dilakukan Swakelola oleh BKAD ( Badan Kerjasama Antar Desa) yang diketuai H Suhartoyo,” Ujarnya

Masih kata Kades Wonoplintahan,” dengan adanya pembangunan Jembatan penghubung antar Desa, warga masyarakat sangat merasakan hasilnya, dikarenakan pada waktu panen tidak jauh mencari jalan penyeberangan, sebelum ada jembatan antara Desa apabila waktu panen harus muter cari jalan yang terdekat untuk mengangkut hasil panennya, dengan mudah dan ini juga dimanfaatkan jalan alternatif untuk mengantarkan sekolah anak-anak yang sekolah di SDN Simogirang, juga harapan saya dengan selesainya pembangunan Jembatan antar desa pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya desa Wonoplintahan bisa lebih meningkat lagi,” ucap Kades.

foto : Jembatan Jalan Penghubung Antar Desa Wonoplintahan dengan Simogirang

Pada kesempatan itu warga masyarakat setempat saat ditemui media sebut saja Siti Zulaikha mengatakan,” dengan ucapan rasa syukur alhamdulillah berkat adanya jembatan penghubung antar desa Wonoplintahan dan Simogirang Saya pribadi sangat bangga merasa diuntungkan karena untuk mengantarkan sekolah anak saya yang sekolah di Desa Simogirang tidak muter jauh-jauh juga tidak khawatir apabila anak saya pulang sendiri, karena kalau muter lewat seberang jalannya rame pengguna jalan naik motornya juga banter-banter, saya berharap kepada warga sekitar jembatan penghubung antar desa ini turut menjaga agar lebih awet lagi, dan apabila ada kerusakan sedikit cepat-cepat diperbaiki,” ungkap Siti.( stya ).